SiVION : Baru 34 Warga Banyumas Mendaftar Sertifikat Digital Personal

PURWOKERTO – Saat ini Kemkominfo RI tengah gencar melakukan sosialisasi program Sistem Verifikasi Identitas Online Nasional (SiVION) dengan roadshow di beberapa kota besar di Indonesia serta publikasi melalui berbagai media. Sayangnya Kabupaten Banyumas belum masuk dalam agenda roadshow tersebut, pun media publikasi di Banyumas tidak ada yang mengkampanyekan SiVION dengan produk utamanya yaitu tanda tangan digital menggunakan sertifikat digital personal.

“Namun demikian, ternyata sudah ada sekitar 34 pendaftar sertifikat digital personal yang merupakan warga Banyumas, 27 diantaranya sudah terverifikasi, 7 sisanya belum, dari 27 yang terverifikasi pun baru 22 orang yang mengunduh sertifikat digital personalnya, 5 orang sisanya belum mengunduh” ujar Supriyanto, Relawan TIK Banyumas yang juga menjadi anggota tim verifikasi SiVION.

Seperti diketahui sebelumnya, warga negara Indonesia dapat mendaftarkan sertifikat digital personal dirinya melalui situs sivion.id, kemudian verifikasi dilakukan dengan tatap muka di loket RA (registration authority), dimana lokasinya adalah di Kantor Kemkominfo RI, atau melalui verifikator yang hadir di lokasi roadshow SiVION di beberapa kota.

“Tidak ada statistik sebaran daerah dan jumlahnya memang, saya coba mencari data warga Banyumas yang mendaftar sertifikat digital personal berdasarkan 6 digit pertama NIK” tambah Supriyanto.

Enam digit pertama NIK memang dapat memperlihatkan lokasi seorang warga negara. Dua angka pertama adalah kode provinsi, dua kode berikutnya adalah kode kabupaten dan dua kode berikutnya adalah kode kecamatan. Untuk Kabupaten Banyumas, kodenya adalah “33-02”. Sedangkan 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas berturut-turut kodenya adalah “33-02-01” sampai “33-02-27”.

Berikut adalah data sementara sebaran pemilik sertifikat digital personal di Kabupaten Banyumas berdasarkan kecamatan :


Data diolah sendiri oleh RTIK Banyumas.

Tinggalkan Balasan